Perakitaaana CPU dan Instalasi windows 7

BAB I

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang

CPU adalah singkatan dari Central Processing Unit, yaitu perangkat keras komputer (harware) yang bertugas melaksanakan perintah dan mengolah data dari perangkat lunak. Sering disebut sebagai prosesor, atau otaknya komputer. CPU itu sendiri adalah komponen internal komputer. CPU bentuknya kecil dan persegi, berisi beberapa konektor logam pada bagian bawahnya untuk dimasukkan secara langsung ke soket CPU pada motherboard. Setiap motherboard hanya mendukung jenis tertentu dari CPU sehingga anda harus memeriksa spesifikasi motherboard sebelum mencoba untuk mengganti atau meng-upgrade CPU. Berbarengan dengan CPU umumnya juga dilekatkan heat sink dan kipas kecil yang terpasang langsung di atas CPU untuk membantu menjaga agar tidak terlalu panas.

Sebuah CPU merupakan komponen digital dari komputer yang menterjemahkan instruksi dari program komputer dan bertugas memproses data. CPU memperlengkapi komputer digital sehingga mereka dapat diprogram, dan CPU (bersamaan dengan media penyimpanan utama dan fasilitas input/output ) merupakan komponen penting disemua masa perkembangan komputer. Sebuah CPU yang dibangun sebagai satu komponen terintergrasi dikenal dengan mikroprosessor (microprocessor).

1.2 Rumusan Masalah

  1. Bagaimana cara merakit CPU ?
  2. Bagaimana cara memasang komponen didalam CPU?

 

1.3 Tujuan

  1. Mengerti cara merakit CPU.
  2. Mengerti cara memasang komponen didalam CPU.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Perbedaan Komponen Pada Dua Buah CPU

Dibawah ini menjelaskan tentang komponen dari CPU.Diantaranya sebagai berikut:

  1. Casing

Casing Berfungsi sebagai tempat kita meletakkan semua komponen yang tardapat pada cpu seperti motherboard, power supply, hard disk, dan lain sebagainya Melindungi berbagai komponen di dalamnya dari debu, panas, air, atau kotoran lainnya pada saat bekerja Casing juga menjadi penting karena hampir semua periferal macam motherboard, CD-ROM drive, harddisk, dan sebagainya,menggunakan casing ini sebagai tempat bekerjanya.

images

            Gambar 2.1 Casing CPU

  1. Power Suply

Power Suply yang terdapat pada kebanyakan komputer sekarang ini terbagi menjadi dua jenis. Kedua jenis power supply tersebut adalah Power Supply AT dan Power Supply ATX. Power Supply AT merupakan jenis power supply yang tergolong lawas. Pada masa kejayaannya, power supply jenis ini banyak digunakan oleh komputer Pentium II dan juga Pentium III. Power supply jenis ini memiliki kabel power yang terhubung ke motherboard yang terbagi menjadi dua, yaitu konektor P8 dan P9. Resiko kesalahan pemasangan dengan menggunakan power supply jenis ini pun sangat sedikit, mengingat untuk pemasangannya dibutuhkan ketelitian tinggi. Kesalahan yang biasa terjadi saat pemasangan power supply adalah terbalik mengingat terdapat dua konektor penghubung. Untuk pemasangan yang benar anda harus memperhatikan kabel power warna hitam pada masing-masing konektor. Pasangkan tepat pada tengah-tegah sambungan untuk menghindari konsleting. Untuk mematikan Power Supply AT, anda harus menekan tombol power secara langsung mengingat power supply jenis ini terhubung secara langsung ke chasing computer.

Power supply ATX memiliki tampilan yang lebih simpel dibandingkan power supply sebelumnya. Untuk jenis power supply satu ini kabel konektor dengan motherboard sudah menjadi satu dengan jumlah total 20 PIN. Oleh karena itu, Power Supply ATX sering juga disebut dengan ATX 20 PIN. Untuk pemasangannya sendiri, power supply jenis ini tergolong sangat mudah. Hal tersebut mengingat jika terjadi kesalahan dalam pemasangan maka port pada motherboard dengan konektor tidak akan menyatu. Hindari pemaksaan saat pemasangan karena dapat menebabkan kerusakan baik pada port maupun pada konektor. Kelebihan dari Power Supply ATX dibandingkan dengan AT adalah pada tombol powernya. Untuk ATX 20 PIN sendiri sudah dilengkapi dengan auto shutdown yang berfungsi mematikan power supply ketika computer dimatikan. Sehingga kita tidak perlu susah payah untuk menekan tombol power seperti pada Power Supply AT.

98

Gambar 2.2 Power Supply AT dan Power supply ATX

 

  1. Processor

Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.

Kemudian Pasang processor pada motherboard.Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.Waktu pemasangan cocokkan tanda pada soket processor tersebut.Setelah processor masuk jangan lupa dikunci agar tidak mudah terlepas.

Dari processor tersebut kita mengenal dua buah processor yang berbeda antara lain:

  1. Intel Corporation
  • Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas.
  • Pipeline pada intel lebih panjang dibanding prosesor lain seperti AMD
  • Intel menang di brand image dan marketnya.
  • Pada prosesor Intel Pentium 4 harga standard, kinerjanya lumanyan cepat.
  • Beberapa uji joba permorma ternyata prosesor intel lah yang kuat dalam hal apapun disbanding prosesor lain (AMD).
  • Prosesor Intel lebih kuat dari porsesor AMD pada aplikasi multimedia
  1. AMD (Advanced Micro Devices)
  • Harga relatif lebih murah daripada procesor Intel
  • Hyper Transport Technology. Teknologi penggandaan bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat
  • Integrated Memory Controller. Memungkinkan prosesor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu
  • Enhanced Virus Protection. Teknologi yang memungkinkan prosesor mendeteksi virus sehingga tidak akan diproses apabila terdeteksi
  • Cool n’ Quiet. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan
  • AMD64 Technology. Teknologi yang sangat mumpuni untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit

Pada saat pratikum minggu pertama kita menggunakan processor jenis intel dan minggu kedua kita menggunakan jenis Amd.

1011

Gambar 2.3 processor Intel Corporation dan AMD (Advanced Micro Devices)

  1. Motherboard

Kemudian dipasang motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak.Seperti pada gambar dibawah ini. Motherboard adalah tempat keluar-masuknya data, menghubungkan seluruh peralatan komputer, dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar. Kualitas motherboard sangat ditentukan oleh chipset yang tertanam di dalamnya, seperti SIS, Nvidia Nforce, INTEL, VIA, dan lain-lain.Dengan mengunakan dua buah cpu maka memiliki bentuk yang berbeda juga seperti gambar dibaah ini.

Dan disini memliki sedikit berbeda dengan kedua jenis motherboard yang digunakan pada minggu pertama dan minggu kedua.

1312

Gambar 2.4 Motherboard

  1. Heatsink

HeatSink adalah lempengan logam yang berfungsi menyerap panas dan mendinginkan perangkat komputer serta biasanya tergabung dengan kipas, sehingga alurnya adalah kipas mengalirkan udara ke heatsink, dan heatsink membuat udara tersebut lebih dingin ketika mengenai perangkat komputer. memasang heatsink tersebut dengan cara meletakkannya di atas processor dan sesuaikan dudukan pendingin pada motherboard yang ada. Kunci empat titik pada heatsink tersebut dengan cara memutar dan menekannya dengan obeng.Dan disini kita menggunakan dua jenis pendingin yang didunakan seperti gambar dibawah ini.

HeatSink atau pendingin yang digunakan minggu pertama digunakan jenis adm dan minggu kedua dengan jenis intel.erbedaan diantaranya adalah pendingin jenis intel lebih simpel daripada jenis adm.

DSC_0356fa00047_Intel_Original_Heat_Sink_Fan

            Gambar 2.5 heatsink amd dan intel

  1. RAM

Buka pengunci slot RAM di kedua sisinya pada motherboard. Perhatikan bahwa setiap keping RAM memiliki celah pada sisi bawahnya dan Cocokkan celah ini dengan slot RAM. Tekan keping pada kedua sisinya sehingga terdengar bunyi “klik”, dan penguncinya akan menutup dengan sendirinya.Pada RAM disini ada dua jenis RAM yang digunakan.

Ram yang digunakan pada pratikum pertama dan kedua merupakan Ram jenis DDR2.

ramram-firmanthok

            Gambar 2.6 RAM jenis DDR2 dan DDR3

 

7   Kabel SATA dan ATA

     SATA atau Serial ATA merupakan kabel konektor pengembangan dari model kabel konektor ATA, dengan kata lain kabel konektor SATA merupakan jenis kabel konektor baru yang ada setelah kabel ATA, maka tidak mengherankan jika kabel konektor seri SATA ini sekarang banyak di gunakan untuk spec komputer-komputer baru yang mempunyai kecepatan akses data lebih handal.

Kabel konektor SATA ini mempunyai 15pin dan berukuran lebih kecil ketimbang kabel ATA, namun lebih bagus yakni hingga 150 MBps

ATA (Advanced Technology Attachment) atau biasa juga dikenal dengan IDE drive merupakan kabel konektor yang dibuat berdasarkan standart tahun 1986 yang masih menggunakan 16 bit pararel, dan terus di kembangkan hingga ATA-7 pada tahun 2001 yang mempunyai kecepatan sebesar 133MBPs. kabel ATA masih banyak digunakan untuk spesifikasi komputer lama semisal ; pentium 4 kebawah.dan seperti yang sudah sedikit di singgung diatas, kabel ATA terdiri dari 40pin dan maksimal panjang kabel hanya 18 inc (46 cm).

hardisk-ata-dan-sata

Gambar 2.7 Kabel SATA dan ATA

8   Kabel Front Panel

Kabel Front Panel adalah Kabel Panel yg paling penting fungsinya untuk menghidupkan sebuah komputer.

Pada nomor 1 – 3 , port utk kabel HDD LED ( indikator yg biasa berwarna merah di CPU )

Pada nomor 2 – 4 , port utk kabel POWER LED ( indikator yg biasa berwarna kuning di CPU )

Pada nomor 5 – 7 , port utk kabel RESET SW ( tombol reset pada CPU )

Pada nomor 6 – 8 , port utk kabel POWER SW ( tombol On/Off pada CPU )

Pada nomor 9 , tidak terpakai

Pada nomor 10 kosong , tidak ada port ( sebagai patokan )

DSC01222

            Gambar 2.8 Kabel Front Panel

2.2 Tahap-tahap instalasi windows 7

  • Untuk memulai proses instalasi windows 7, akan perlu boot pertama dari Windows 7 dari perangkat USB (menggunakan Flashdisk).
  • Khusus untuk booting dari flash disk, maka masukan terlebih dahulu flash disk sebelum menyalakan komputer atau laptop.
  • Nyalakan Komputer / Laptop. Saat meyalakan Laptop / Komputer Masuk Setup Menu dengan menekan F2 (Pada beberapa Laptop merk lain Esc, F1, F10 atau Del Pada Komputer). Ubah Boot Pertama ke Flash Disk, ini diperlukan agar Boot Pertama dilakukan melalui Windows 7 Flash Disk.
  • Arahkan Boot Pertama Jadi Flashdisk sesuai keinginan, Tampilan ini pun beraneka ragam tergantung merk.

14

  • Exit/F10, Saving Changes Kemudian Yes, dan Komputer/Laptop akan segera Restart.
  • Pada Langkah ini Instalasi Windows otomatis akan berjalan seperti biasa sebagaimana instalasi menggunakan DVD installer.

15

  • Pilih English, Klik Next

16

  • Kemudian akan keluar Install Now, dan Klik Install Now.
  • Klik I accept the license terms, kemudian Klik Next.
  • Pada Langkah ini, sangat penting, penting, dan penting, Klik Custom (advenced) – Langkah ini akan memproses Windows dari awal, sehingga nanti akan seperti baru, dan menghapus semua sistem yang lama.

17

  • Itu masuk ke Contoh Gambar Di bawah ini, Pada langkah ini Penting Untuk Mengatur Partisi Yang akan di instal Windows 7 Yang Baru. Gambar di bawah ini contoh Laptop yang memiliki 3 Partisi, Pertama System Reserved, Kedua Windows 7 lama alias C:, dan Ketiga Data alias D:.

19

  • Delete Partisi System Windows Yang Lama, maka sistem Lama (C:) akan terhapus, dan My Documents pun akan terhapus seluruhnya, karena My Documents termasuk C: Jadi kalo simpan Data-data dikemudian hari sebaiknya di D: atau E: Arahkan kursor, Delete Partisi dengan Klik Delete, kemudian klik OK – OK aja, sampai tampilan pada gambar berikutnya.

20

  • Arahkan Kursor Pada Partisi Yang Akan diisi Windows 7 Yang Baru, Klik New Kemudian Klik OK – OK (Untuk diketahui, disini ada suatu nilai berapa Byte Hard Disk).

21

  • Maka Tampilan akan seperti berikut, Kemudian arahkan Kursor Pada Partisi Yang Akan Di instal Windows Yang Baru (Primary), Kemudian Klik Next

22

  • Proses Instalasi Benar-benar dimulai, selanjutnya akan berjalan Otomatis. Jangan klik apapun, biarkan saja sampai restart dengan sendirinya.

23

  • Wajib Cabut Flashdisk sesudah restart dengan sendirinya. Setelah Restart, Windows akan melanjutkan instalasinya (Finalizing Installation) secara otomatis.
  • Setelah Restart yang kedua kalinya, maka akan menemukan bahwa Proses Instalasi Windows 7 Dengan Flash disk telah Sukses.

24

  • Isi Nama untuk Laptop, Komputer, bebas, Trus Klik Next.

25

  • Jangan diisi ketika diminta isi password , kecuali Laptop atau komputernya ingin memakai password, kemudian klik Next.

26

  • Jika sudah memiliki Kode Windows 7, ketik kodenya dalam kotak tersedia, dan klik Automatically activate Windows. Jika belum mempunyai kode, jangan diisi apapun, Disebelah Next nanti ada Skip, jadi Klik Skip.

27

  • Klik Use recommended settings. Sesuaikan waktu yang dikehendaki, kemudian klik Next.
  • Namun bagi yang belum memasukan kode windowsnya (atau belum di aktifkan-activated), maka sempurnanya windows tersebut hanya berlaku 30 hari, jika 30 hari belum di aktifkan, tampilan windows akan berubah hitam, dan jika dibiarkan kadang bisa merusak hardware Laptop atau Netbook, sebaiknya segera aktifkan Windows setelah Instalasi selesai, Bertanya kepada yang lebih mengetahui.

28

BAB III

PENUTUP

  • Kesimpulan

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS.Caranya sebagai berikut.

  • Dihidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.

2    Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.

3    Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.

4    Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.

5    Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

6    Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem Operasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS.

Leave a comment

Perakitan CPU

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sebuah CPU (Central Processing Unit) atau seringkali disederhanakan secara bahasa menjadi prosesor, merupakan komponen digital dari komputer yang menterjemahkan instruksi dari program komputer dan bertugas memproses data. CPU memperlengkapi komputer digital sehingga mereka dapat diprogram, dan CPU (bersamaan dengan media penyimpanan utama dan fasilitas input/output ) merupakan komponen penting disemua masa perkembangan komputer. Sebuah CPU yang dibangun sebagai satu komponen terintergrasi dikenal dengan mikroprosessor (microprocessor).

Pada awal pertengahan tahun 1970an, secara bertahap mikroprosesor lama tergantikan oleh rancangan mikroprosesor yang lebih kompleks dan berkemampuan hitung lebih tinggi, dan sekarang istilah “CPU” biasanya ditujukan kepada beberapa tipe mikroprosesor. Istilah”central processing unit” sebenarnya merupakan gambaran dari kelas logic tertentu dari mesin yang mengeksekusi program komputer. Definisi yang luas ini telah diterapkan pada banyak komputer jauh sebelum istilah “CPU” menjadi terkenal seperti sekarang. Bagaimanapun juga, istilah tersebut telah dipergunakan pada industri per-komputer-an setidaknya sejak awal tahun 1960an weik 1961).Bentuk, rancangan dan implementasi dari CPU telah berubah secara dramatis sejak awal  peluncurannya, tetapi operasi dasarnya masih tetap sama.

 

1.2 Rumusan Masalah

  1. Apa pengertian Central Processing Unit (CPU)?
  2. Apa fungsi Dari CPU?
  3. Apa saja isi CPU?
  4. Bagaimana struktur CPU dan apa saja komponen-komponen yang ada di dalam CPU?

 

1.3 Tujuan

  1. Mengetahui pengertian Central Processing Unit (CPU).
  2. Mengetahui fungsi Dari CPU.
  3. Mengetahui Bagaimana struktur CPU dan apa saja komponen –  komponen yang ada di dalam CPU.

BAB II

DASAR TEORI

 

CPU (central processing unit) atau sering disebut juga dengan istilah prosesor, adalah bagian dari sebuah sistem komputer yang melakukan instruksi dari program komputer,dan merupakan unsur utama yang melaksanakan fungsi komputer. Prosesor juga seringkali disebut orang sebagai otak dari sebuah komputer, namun juga sering disalah pahami sebagai chasis atau casing dari sebuah komputer.

CPU kepanjangannya adalah Central Processing Unit. CPU bertanggung jawab untuk melakukan semua dari perhitungan matematika yang diperlukan oleh komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dikarenakan komputer tidak dapat berfungsi tanpa CPU (yang mungkin juga disebut sebagai central processor atau hanya prosesor saja), tidak jarang terdengar orang merujuk ke CPU sebagai “otak” dari sebuah komputer. Jadi CPU adalah otak dari komputer . Kadang-kadang disebut hanya sebagai prosesor pusat, tetapi lebih lazim disebut prosesor , CPU adalah tempat yang paling perhitungan berlangsung. Dalam hal daya komputasi, CPU adalah elemen yang paling penting dari sebuah sistem komputer . Di dalam CPU sendiri, terdapat empat tahap operasi yang terjadi, yaitu: fetch, Decode, Execute, dan Store.

Fungsi utama CPU adalah menjalankan program-program yang disimpan di memori utama. Hal ini dilakukan dengan cara mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan mengeksekusinya satu persatu sesuai dengan alur perintah. Pekerjaan ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu membaca instruksi (fetch) dan melaksanakan instruksi tersebut (execute). Proses membaca dan melaksankan ini dilakukan berulang-ulang sampai semua instruksi yang terdapat di memori utama dijalankan atau komputer dimatikan. Proses ini dikenal juga sebagai siklus fetch-eksekusi.Siklus fetch-eksekusi bisa dijelaskan sebagai berikut

  1. di awal setiap siklus, CPU akan membaca dari memori utama,
  2. sebuah register, yang disebut Program Counter (PC), akan mengawasi dan menghitung instruksi selanjutnya,
  3. ketika CPU membaca sebuah instruksi, Program Counter  akan menambah satu hitungannya.
  4. lalu instruksi-instruksi yang dibaca tersebut akan dimuat dalam suatu register yang disebut register instruksi (IR), dan akhirnya.
  5. CPU akan melakukan interpretasi terhadap instruksi yang disimpan dalam bentuk kode binari, dan melakukan aksi yang sesuai dengan instruksi tersebut.

BAB III

PEMBAHASAN

 

3.1 Komponen-Komponen CPU

Harddisk

Gambar disamping disebut dengan Harddisk drive (HDD). Alat ini merupakan tempat menyimpan data pada CPU. Jika hardisk dibuka, maka di dalamnya terlihat piringan logam sebagai tempat menulis data. Kecepatan putarannya bervariasi. Ada yang 5400 putaran per menit bahkan ada yang sampai 7200 putaran per menit. Kemampuan sebuah hardisk biasanya ditentukan oleh banyaknya data yang bisa disimpan. Besarnya bervariasi, ada yang 1,2 Gigabyte (GB) hingga 80 GB. Satu GB sama dengan 1000 Megabyte, sedangkan 1 Megabyte sama dengan 1000 Kilobyte.Kita bisa menyimpan semua data kita pada hardisk ini.

                        Gambar 3.1 Hardisk

Motherboard

Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk berfungsi untuk tempat semua alat utama CPU yang telah disebutkan di atas. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.

Gambar 3.2 Motherboard

Memori

Memori dikenal juga dengan sebutan RAM (Random Acces Memory). Gunanya adalah untuk penyimpanan data sementara sewaktu digunakan oleh prosesor. Jika komputer di matikan, maka data di RAM akan hilang. Kecepatan membaca data RAM ini lebih cepat jika dibandingkan dengan Harddisk.

Gambar 3.3 RAM/Memori

Kipas (Fan)

Kipas (Fan)Kipas merupakan sistem pendingin komputer yang paling umum ditemukan, biasanya terpasang di casing, prosesor atau VGA. Gunanya juga tergantung arah angin yang dihasilkan oleh kipas, ada yang untuk sirkulasi udara, ada yang mengarahkan udara ke prosesor atau VGA agar tidak panas. Bentuk, harga dan ukuran dari kipas juga bermacam-macam tergantung merek dan fungsinya. Kamu bisa menggunakan SpeedFan untuk mengetahui kinerja fan kamu dan berapa suhu yang dihasilkan.

Gambar 3.4 Kipas (Fan)

Kabel Sata

SATA hanya bisa menampung satu perangkat, tetapi memiliki keuntungan lain, itu jauh lebih cepat, untuk satu (konektor SATA yang paling saat ini mampu mentransfer 3 gigabit / detik, atau 3000 megabit / detik.

SATA juga memiliki manfaat yang hot-swappable, yang, adalah mungkin untuk melepas perangkat SATA dan menghubungkan perangkat SATA yang berbeda menggunakan kabel yang sama saat komputer masih diaktifkan (meskipun sering terjadi bahwa Anda akan memiliki secara manual menelusuri ulang untuk itu dalam sistem operasi.

Gambar 3.5 Kabel Sata

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

CPU bertanggung jawab untuk melakukan semua dari perhitungan matematika yang diperlukan oleh komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dikarenakan komputer tidak dapat berfungsi tanpa CPU (yang mungkin juga disebut sebagai central processor, atau hanya prosesor saja), tidak jarang terdengar orang merujuk ke CPU sebagai “otak” dari sebuah komputer. Di dalam CPU berlangsung berbagai macam proses yang berawal dari sebuah inputan dan oleh CPU akan di Proses menjadi sebuah informasi yang kita inginkan.

DAFTAR PUSAKA

 

http://HarifNafi.blogspot.com/2010/05/cpu-central-prosesing-unit.html

http://HarifNafi.blogspot.com/2009/06/cpu.html

Leave a comment

Cara Merakit CPU

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sebuah CPU (Central Processing Unit) atau seringkali disederhanakan secara bahasa menjadi prosesor, merupakan komponen digital dari komputer yang menterjemahkan instruksi dari program komputer dan bertugas memproses data. CPU memperlengkapi komputer digital sehingga mereka dapat diprogram, dan CPU (bersamaan dengan media penyimpanan utama dan fasilitas input/output ) merupakan komponen penting disemua masa perkembangan komputer. Sebuah CPU yang dibangun sebagai satu komponen terintergrasi dikenal dengan mikroprosessor (microprocessor).

Seperti sekarang ini, computer bukan lagi barang yang langka yang dulu hanya ada dikantor-kantor saja, tetapi sudah ada hampir di tiap-tiap jalan dengan banyak bermunculan warnet dan rental computer. komputer sudah bukan barang yang asing lagi bagi semua orang mulai dari anak kecil, remaja dan dewasa.

Dengan demikian banyaknya penyadia jasa internet kadang membuat kita tergoda untuk mempunyai sebuah computer. Kebanyakan orang jika ingin merakit computer dan menginstal suatu program selalu membawa computer ketempat servis computer terdekat, karena takut jika menginstal atau merakit computer takut rusak tidak menyala. Padahal jika kita sudah mengetahui kegunaan dan cara pemasangan komponen-komponen computer itu dengan benar kita bisa lebih mengoptimalkan kinerja computer dibandingkan hanya dibawa ketempat servis .

1.2 Rumusan Masalah

  1. Bagaimana cara merakit CPU ?
  2. Bagaimana cara memasang komponen didalam CPU?

 

1.3 Tujuan

  1. Mengerti cara merakit CPU.
  2. Mengerti cara memasang komponen didalam CPU.

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Langkah-langkah Merakit CPU

Pertama yang kita lakukan dengan menyiapkan komponen-komponen yang akan dirakit,dan selanjutnya membuka Casing dari CPU tersebut.Pasangkan power supply pada bagian sebelah kiri atas dan dipasangkan yang kuat dengan baut/skrup.

1

Gambar 2.1 Pemasangan Power supply

Kemudian Pasang processor pada motherboard.Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.Waktu pemasangan cocokkan tanda pada soket processor tersebut.Setelah processor masuk jangan lupa dikunci agar tidak mudah terlepas.

2

Gambar 2.2 Pemasangan Processor

Kemudian dipasang motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak.Seperti pada gambar dibawah ini

3

Gambar 2.3 Pemasangan motherboard

Untuk melanjutkannya dengan memasang heatsink tersebut dengan cara meletakkannya di atas processor dan sesuaikan dudukan pendingin pada motherboard yang ada. Kunci empat titik pada heatsink tersebut dengan cara memutar dan menekannya dengan obeng.

4

Gambar 2.4 Pemasangan heatsink/pendingin

Untuk memasang RAM, maka bukalah pengunci slot RAM di kedua sisinya pada motherboard. Perhatikan bahwa setiap keping RAM memiliki celah pada sisi bawahnya dan Cocokkan celah ini dengan slot RAM. Tekan keping pada kedua sisinya sehingga terdengar bunyi “klik”, dan penguncinya akan menutup dengan sendirinya.

5

Gambar 2.5 Pemasangan RAM

Dipasang harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.

6

Gambar 2.6 Pemasangan harddisk

Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goyang.

7

Gambar 2.7 Pemasangan CD ROM

Setelah terpasang semua komponen maka tinggal memasang kabel-kabel yang terdapat didalam CPU.Dan memasang pada motherboard menurut slot-slot masing-masing.dan terakhir tinggal tutup demgan cesing CPU.Selesai kemudian perakitan tersebut harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU ke saklar listrik, selanjutnya hidupkan bila komputer hidup maka perakitan berhasil.

BAB III

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Dalam merakit CPU kita akan menemukan banyak perlatan / hardware,dalam hal ini kita harus mengetahui keseluruhan fungsi dan prinsip kerja hardare tersebut, dalam membongkar CPU juga diperlukan ketelitian.

DAFTAR PUSAKA

 

http://yunitatety.blogspot.com/2010/05/cpu-central-prosesing-unit.html

http://madediantara.blogspot.com/2009/06/cpu.html

Leave a comment